meatthesavages.com – Banjir rob atau luapan air laut masih menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta Utara (Jakut). BPBD DKI Jakarta melaporkan bahwa ada tiga rukun tetangga (RT) yang masih terdampak banjir rob. Ketiga RT tersebut berada di Kelurahan Pluit, dengan ketinggian air mencapai 50 cm12.

Menurut Kapusdatin Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, genangan ini terjadi di 3 RT atau sekitar 0,009% dari total 30.772 RT di wilayah DKI Jakarta. Data ini merupakan kondisi hingga pukul 18.00 WIB pada Rabu, 18 Desember 2024.

Selain di Pluit, banjir rob juga sempat terjadi di Kelurahan Marunda dan Jalan RE Martadinata, Kelurahan Papanggo. Namun, genangan di kedua lokasi tersebut telah surut pada sore hari yang sama1.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk melakukan penyedotan air agar genangan lebih cepat surut. Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi nomor telepon 112 yang beroperasi 24 jam nonstop.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa potensi banjir rob masih akan terjadi hingga 20 Desember 2024. Hal ini disebabkan oleh fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru, yang dapat meningkatkan ketinggian pasang air laut di pesisir utara Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mengerjakan proyek jangka panjang untuk menanggulangi banjir rob, yaitu pembangunan tanggul pengaman Medusa88 alternatif pantai atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Proyek ini mencakup pembangunan tanggul sepanjang 39 kilometer di 12 titik, dengan 21 kilometer di antaranya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, upaya pengendalian penurunan muka tanah (land subsidence) juga terus dilakukan, termasuk pembatasan penggunaan air tanah melalui Zona Bebas Air Tanah yang akan diperluas wilayahnya. Teknologi untuk memprediksi dan memitigasi banjir rob juga sedang dikembangkan untuk memperingatkan warga ketika ada potensi banjir.

Banjir rob masih menjadi masalah yang signifikan di Jakarta Utara, dengan tiga RT di Kelurahan Pluit yang masih tergenang air setinggi 50 cm. Meskipun upaya penanganan telah dilakukan, potensi banjir rob masih tinggi hingga beberapa hari ke depan. Langkah-langkah jangka panjang seperti pembangunan tanggul pantai dan pengendalian penurunan muka tanah diharapkan dapat mengurangi dampak banjir rob di masa mendatang.